Karakteristik Kayu Meranti Cocok untuk Gitar

ads
Karakteristik Kayu Meranti , Gitar merupakan alat musik berdawai yang membuahkan getaran yang bervariasi disebut bunyi atau suara. Kualitas suara yang dihasilkan gitar benar-benar tergantung terhadap karakteristik fisik, mekanis dan termal kayu gitar tersebut.

Karakteristik Kayu Meranti untuk Gitar

Kayu gitar yang baik miliki rentang suara yang bagus, penampang serat menarik serta awet. Indonesia mempunyai banyak type kayu dan salah satu kayu yang tergolong baik untuk memenuhi karakteristik selanjutnya adalah kayu meranti .

Para produsen dan pengrajin gitar gunakan tehnik pengeringan yang selama ini digunakan yaitu kiln dryer untuk type pengeringan udara dan matahari. Hal ini tanpa perhatikan karakteristik termal sebagai kemampuan kayu Meranti yang spesifik didalam laju pengeringan yang terjadi. Karakteristik Kayu Meranti
Hasil pengeringan ini juga dikehendaki akan membuahkan kayu terhadap kadar air yang di idamkan tanpa mengakibatkan kerusakan kayu itu.
Karakteristik Kayu Meranti

Kelemahan type pengeringan ini perlu waktu yang lumayan lama dan menghalangi hasil memproduksi gitar dari produsen dan pengrajin gitar. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk sadar karakteristik termal dari pengeringan kayu meranti.  dengan jalankan percobaan pengeringan terhadap beraneka suhu untuk meraih kayu terhadap kadar air yang sebanding didalam waktu yang relatif singkat namun dengan kadar rusaknya minimal. Kayu yang digunakan terhadap penelitian ini miliki berat type 0,803 kg/m3, Cp 2,627 kJ/kg K, dan konduktivitas 0,153 W/m2.

Penelitian dilaksanakan terhadap suhu 30 0C selama 48 jam, 50 0C selama 24 jam, 70 0C selama 18 jam dan 90 0C selama 12 jam untuk meraih suhu paling baik untuk pengeringan.

Dari hasil perbandingan didapat bahwa pengeringan paling baik adalah dengan suhu 30 0C dan tercepat adalah pengeringan 90 0C yang mampu turunkan kadar air dari 90% hingga 12% didalam waktu 12 jam.

Dari tujuan yang ingin dicapai maka pengeringan paling baik untuk kayu sebagai bahan baku gitar akustik maka dipilih pengeringan 90 0C gara-gara penggunaan daya yang lebih efektif serta pengeringan yang lebih cepat. Dari hasil pengeringan 90 0C dibuat sebuah gitar, lalu diukur frekuensi suara yang dihasilkan. Karakteristik Kayu Meranti

Pada penelitian ini digunakan suara C (123 Hz), F (87,3 Hz) dan G (196 Hz). Nada yang dihasilkan dibandingkan durasi dan amplitudonya dengan gitar kelas menengah standar pabrik Yamaha Indonesia type CG-101a. Gitar hasil penelitian membuahkan durasi terhadap suara C sebesar 2,25 detik, suara F sebesar 1,8 detik dan suara G sebesar 2,2 detik.

Sedangkan gitar Yamaha membuahkan durasi terhadap suara C sebesar 0,88 detik, suara F sebesar 1,6 dan suara G sebesar 1,5 detik. Dari faktor amplitudo, gitar penelitian membuahkan amplitudo terhadap suara C sebesar 1 mm, suara F sebesar 0,55 mm, dan suara G sebesar 0,7 mm. Sedangkan gitar

Yamaha membuahkan amplitudo terhadap suara C sebesar 0,8 mm, suara F sebesar 0,95 dan suara G sebesar 0,8 mm.Dari hasil perbandingan ternyata gitar hasil pengeringan ini miliki durasi yang lebih panjang, namun amplitudo yang lebih pendek dari gitar Yamaha. Karakteristik Kayu Meranti

0 Response to "Karakteristik Kayu Meranti Cocok untuk Gitar"

Posting Komentar